Update Longsor dan Banjir di Manado: 5 Tewas, 500 Mengungsi, dan 12 Rumah Rusak

Update Longsor dan Banjir di Manado: 5 Tewas, 500 Mengungsi, dan 12 Rumah Rusak




Tanah longsor terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (16/1). Foto: BNPBBNPB memberikan data terkini terkait penanganan banjir dan longsor di Kota Manado, Sulawesi Utara, yang terjadi pada Sabtu (16/1).Berdasarkan data terbaru BNPB, tercatat jumlah korban tewas mencapai 5 orang dan 1 orang masih dinyatakan hilang.Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, menuturkan, tercatat ada 500 orang mengungsi akibat banjir dan longsor di Manado."10 kecamatan terdampak, 500 orang mengungsi. BPBD Sulbar dan BPBD Manado mengkaji cepat dan evakuasi bersama SAR, TNI-Polri, masyarakat dan relawan," kata Raditya dalam konferensi pers, Minggu (17/1).Selain itu, Raditya mengatakan, ada 12 unit rumah warga rusak. Rinciannya tersebar di 10 kecamatan yakni Tilaka, Paal Dua, Malalayang, Sario, Bunaken, Tuminting, Mapanget, Tikala, Singkil dan Wenang."12 unit rumah rusak (2 rusak berat, 10 rusak sedang) tinggi muka air 50-300 cm. BPBD Manado membagikan makanan siap saji kepada para pengungsi," tutur dia.Sebelumnya, BNPB mengatakan Kota Manado berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir. BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada dan siaga di tengah musim hujan yang akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga Februari 2021. Masyarakat dapat memantau informasi prakiraan cuaca melalui BMKG serta memeriksa potensi bencana di sekitar wilayah melalui InaRisk.



Source link

Leave a Reply